Ketika Sekelompok Insinyur Mercedes-Benz Lagi Minum Bir...
(Artikel humor. Jangan dijadikan referensi sejarah.)
Jerman.
Sekitar akhir tahun 1970-an.
Beberapa insinyur Mercedes-Benz sedang berkumpul di sebuah ruang rapat. Di atas meja berserakan gambar rancangan, pensil, penggaris, kalkulator...
...dan beberapa gelas bir.
Mereka sedang ditugaskan merancang mobil pengganti Mercedes-Benz W114/W115. Ruangan dipenuhi coretan kertas dan perdebatan.
Tiba-tiba salah seorang insinyur berdiri.
"Saya punya ide."
Semua langsung diam.
Ia melanjutkan.
"Bagaimana kalau kita buat mobil yang sangat awet..."
Ruangan masih hening.
"... sampai divisi produksi spare part sakit kepala karena harus terus memproduksi suku cadang selama seratus tahun dan setiap tahun bertambah?"
Beberapa detik kemudian... Semua mengangkat gelas.
"SETUJU..... 🍻"
Dan menurut teori konspirasi saya...
Dari rapat itulah lahir Mercedes-Benz W123.
Mulailah mereka merancang:
- Bodinya dibuat lebih kuat.
- Pintunya dibuat seperti pintu brankas.
- Joknya dibuat senyaman sofa ruang tamu.
- Mesinnya dibuat supaya montir pensiun duluan baru mesinnya minta overhaul.
- Suspensinya dibuat supaya jalan berlubang terasa seperti jalan aspal baru.
Lima puluh tahun kemudian... Divisi Produksi masih harus memproduksi spare part.
Mercedes-Benz W123. Never Dies.
Mari Berbagi Cerita dan Pengalaman
Apabila Anda memiliki pengalaman menarik, tips perawatan, dokumentasi restorasi, maupun foto Mercedes-Benz W123, kami dengan senang hati menerimanya. Informasi yang Anda bagikan dapat membantu memperkaya artikel di TigerW123 sekaligus menjadi referensi bagi sesama penggemar Mercy Tiger di Indonesia.
*Apabila tidak ingin nama dicantumkan sebagai kontributor, silakan informasikan pada email yang Anda kirimkan.